INSANKITA.COM, KONSEL – Warga Desa Sandey, Kecamatan Anggata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak mengetahui dana badan usaha milik desa (Bumdes) dikemanakan.
Hal tersebut diungkapkan salah seorang Warga Desa Sandey, Yasil. Ia menilai Desa Sandey banyak kejanggalan. Pasalnya dana Bumdes Desa Sandey tidak ditahu dikemanakan.
“Bantuan untuk masyarakat di Desa kami selalu menuai polemik. Bahkan dana Bumdes kami tidak tahu digunakan untuk apa,” kata Yasil
Yasil mengungkapkan pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah Desa (Pemdes) telah merencanakan penambahan modal untuk Bumdes. Namun sampai saat ini tidak diketahui dikemanakan anggaran itu.
Tidak hanya bumdes, bantuan yang melekat di Dana desa juga ikut dikeluhkan masyarakat karena dinilai tidak tepat sasaran.
“Selain itu juga. Bantuan industri untuk ketel kini menjadi bumerang warga setempat. Karena sampai saat ini tidak diketahui dimana pabrik Pemasak nilam itu berada” Terangnya
Pemuda Desa Sandey ini mengharapkan aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Kejaksaan negeri (Kejari) Konsel untuk memeriksa kepala desa, Inspektorat, Dan juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kolsel Karena diduga ada konspirasi.
“Kami juga berharap kepada inspektorat untuk memeriksa Terkait pengadaan kopi pada tahun tahun sebelumnya. Karena kami nilai tidak bersertifikasi,” tandasnya



















