INSANKITA.COM, KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe terus berupaya menghidupkan kawasan wisata kuliner sebagai pusat aktivitas masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan hiburan musik secara rutin setiap akhir pekan melalui program Panggung Ekspresi Bersahaja, yang melibatkan band-band lokal asal Sulawesi Tenggara.
Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, mengatakan seluruh peralatan musik yang digunakan merupakan hasil kolaborasi antara fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Konawe dan peralatan pribadi yang ia sediakan.
“Alat musik yang digunakan merupakan kolaborasi antara fasilitas pemerintah daerah dan alat yang saya miliki sendiri. Tujuannya agar kegiatan ini bisa berjalan dan menjadi wadah bagi para musisi lokal,” ujar Syamsul kepada awak media, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, pertunjukan musik akan digelar secara rutin setiap malam Sabtu dan malam Minggu di kawasan wisata kuliner Konawe. Program tersebut resmi dimulai pada Jumat malam (26/6/2026) dan diharapkan menjadi ruang ekspresi bagi musisi lokal untuk menampilkan kreativitas serta bakat mereka di hadapan masyarakat.
“Malam ini sudah dimulai,” katanya.
Syamsul juga mengajak seluruh komunitas musik dan band lokal di Sulawesi Tenggara untuk ikut berpartisipasi. Menurutnya, setiap grup yang ingin tampil dapat berkoordinasi dengan pengurus agar dijadwalkan sesuai agenda yang telah disusun.
Tidak hanya menghadirkan musik modern, Pemerintah Kabupaten Konawe juga akan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya daerah secara berkala. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus menambah daya tarik kawasan wisata kuliner sebagai destinasi hiburan masyarakat.
Menurut Syamsul, kehadiran hiburan rutin di kawasan wisata kuliner diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih hidup sehingga masyarakat memiliki alternatif tempat rekreasi bersama keluarga.
Selain itu, meningkatnya jumlah pengunjung diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan tersebut.
“Kalau masyarakat ramai datang menikmati hiburan, tentu para pedagang juga akan merasakan dampaknya. Harapan kami, ekonomi pelaku UMKM di kawasan wisata kuliner ikut bergerak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Syamsul menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Konawe terhadap Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri mengenai penyelenggaraan kegiatan nonton bareng Piala Dunia. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati pertandingan sepak bola dalam suasana yang aman, tertib, nyaman, dan penuh kebersamaan di kawasan wisata kuliner Konawe.
Laporan: Redaksi



















