INSANKITA.COM, KONAWE – Ketua Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Ardin menyebut ada lima isu strategis di Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Konawe dalam Sosialisasi Pemantau Pemilu Independen yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Konawe, Selasa (19/12/2023).
Ardin mengatakan, ada lima isu strategis dalam menghadapi Pemilu dan Pikkada serentak 2024.
Pertama, netralitas ASN dan penyelenggaraan Pemerintahan. Kedua, keberpihakan penyelenggara Pemilu dan Pilkada. Ketiga, politik uang. Keempat, politk identitas. Kelima, Kampanye Hitam.
“Jadi, kelima isu tersebut yang harus kita waspadai di Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Untuk itu, dibutuhkan peran media dalam menghadapi lima isu itu,” ungkap Ardin.
Menurutnya, dalam menghadapi isu itu, masyarakat dapat melakukan pengawasan secara ketat. Sehingga, bisa menghasilkan hasil Pemilu dan Pilkada yang mempunyai kemampuan untuk memimpin.
Selain itu, Peran media juga sangat penting dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
“Peran pemerintah juga dibutuhkan dalam memberikan pendidikan politik kepada warga negara Indonesia. Nah, ini menjadi tugas kita semua untuk memberikan wawasan pendidikan politik kepada masyarakat,” tandasnya.
Laporan: Redaksi



















