INSANKITA.COM, KONAWE– Baru-baru ini beredar video sejumlah pekerja enggan ikut dalam pembuatan video penolakan aksi mogok kerja dari sejumlah pekerja PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan Obsidian Stainless Steel (OSS).
Rekaman video terbaru yang diterima media ini memperlihatkan seorang pekerja bersama sejumlah rekannya menolak keras pembuatan video. Saat ditelusuri orang tersebut merupakan Crew Checker Jetty PMS.
“Kami yang menolak dengan adanya pengajuan pembuatan video. Kami tidak mau mengikuti pimpinan (si helm biru),” ujar pria dalam video berdurasi 30 detik itu
Beda versi dengan rekaman video berdurasi 1 menit 29 detik tersebut bertuliskan “Menyatakan Sikap, Menolak Keras dan Tegas Adanya Seruan Mogok Kerja pada Rabu 22 maret 2023 mendatang”, sejumlah pekerja riuh mengucapkan penolakan.
Pembina KSPN, Kasman Hasbur, mengatakan tidak gentar dengan beberapa video yang bersifat melemahkan gerakan. Kata dia, aksi mogok kerja akan tetap dilaksanakan 22 maret 2023 mendatang.
“Kami tetap memperjuangkan hak-hak buruh, dan kami tidak akan gentar dengan video yang melemahkan gerakan,” tegasnya.



















