INSANKITA.COM, KONAWE – Kepolisian Resor (Polres) Konawe melakukan persiapan dalam menghadapi ancaman gangguan kericuhan pada pemilu 2024 dengan mengadakan simulasi pengamanan dan penanganan, Selasa (17/10/2023) di Depan Kantor Bupati Konawe.
Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi mengatakan, pengamanan dan penanganan Pemilu 2024 pihak Polres Konawe akan persiapkan 2/3 pasukan yang ada. Hal tersebut, untuk membantu kelancaran pemilu termasuk penggunaan peralatan terbaru dari Mabes Polri.
“Termasuk juga kemampuan kita asah, untuk melaksanakan kegiatan Pemilu 2024,” kata Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi saat di wawancarai
Ia juga mengungkapkan telah menetapkan tempat yang berpotensi ada masalah. Sekitar 28 tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi tempat rawan dari 745 TPS yang berada di wilayah Polres Konawe.
“Ditempat rawan ini ada penekanan khusus yang harus kita jaga,” ungkapnya
AKBP Ahmad Setiadi mengharapkan, Pemilu 2024 bisa dilaksanakan sebagai pesta rakyat Bukan menjadi tempat untuk bermusuhan.
“Pesta harusnya kita jadikan tempat berbahagia bukan untuk hal – hal lain,” harapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri, Forkopimda Konawe, KPU Konawe, Bawaslu Konawe, Serta Organisasi perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Konawe.
Diketahui, Polres Konawe juga menggelar Gelar pasukan dalam rangka operasi matabrata Anoa 2023-2024 Dan deklarasi damai oleh ketua cabang partai politik di Konawe, KPU Konawe, Bawaslu Konawe, TNI, Polri, Serta Forum Komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).
Laporan: Atzhar Tabara



















