INSANKITA.COM, KONAWE– Pejabat (PJ) Bupati Konawe Stanley, mengikuti Deklarasi damai Pilkada Tahun 2024 pada Sabtu (21/9/2024).
Deklarasi damai itu digelar oleh Polres Konawe di Aula Hotel Arisandi. Deklarasi damai tersebut juga diikuti Bawaslu, KPU dan Partai Politik peserta Pemilu, Kajari Konawe, perwakilan Dandim 1417/HO Kendari, Kepala Kemenag, ketua KPU, ketua Bawaslu, pimpinan Parpol, para Camat, Danramil, Kapolsek.
Deklarasi ini bertema Melalui sinergitas Polri, Penyelenggara Pemilu, bersama wujudkan Pilkada yang aman tertib damai di kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.
PJ Bupati Konawe Stanley, berharap deklarasi yang dilakukan benar-benar mampu menciptakan suasana yang kondusif dikalangan para pendukung maupun peserta pemilu.
“Atas nama Kepala pemerintah daerah Pejabat Bupati Konawe, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Polres Konawe yang telah menginisiasi pelaksanaan deklarasi Pemilu damai tersebut,” kata Stanley
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan menjelang Pemilu 2024 atau sesudah Pemilu sesuai tujuan digelarnya deklarasi ini.
“Mewujudkan Pemilu yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas Kepolisian saja, melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak. Sehingga, kami berharap agar kita saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu, ” katanya
Stanley menilai bahwa kegiatan Deklarasi bersama stakeholder, Partai Politik, penyelenggara Pemilu, dan berbagai unsur ini sangat strategis dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif pada Pemilu 2024.
“Mewujudkan pemilu damai dan demokratis tidaklah semata menjadi tanggung jawab lembaga-lembaga pemerintah seperti KPU, Atau Bawaslu. Melainkan Seluruh elemen masyarakat kabupaten Konawe untuk berperan aktif mendorong agar terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan aman,” ujarnya
Sementara itu, Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh, terprovokasi oleh informasi maupun berita-berita yang dapat memecah belah persaudaraan dan melunturkan kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik antar suku dan komunitas kebangsaan di Kabupaten Konawe.
“Tentunya situasi aman dan damai dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini merupakan harapan dan keinginan kita bersama demi tercapai situasi tersebut, maka sudah sepatutnya kita sebagai warga Konawe, dan seluruh komunitas, suku, bangsa, seluruh lapisan masyarakat bersama-sama menjaga Kamtibmas,” ujarnya.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar tetapi prinsip bersama adalah menjaga persatuan dan kesatuan,” tandasnya



















