INSANKITA.COM, KONAWE – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten Konawe dalam penguatan ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung, CV Rahmatani selaku dealer resmi Kubota Machinery Indonesia wilayah Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Demonstration Plot (Demplot) mekanisasi pertanian.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Konawe, Kamis (12/2/2025), ini bertujuan mengedukasi petani mengenai penerapan teknologi pertanian modern dalam budidaya jagung, mulai dari tahap awal hingga pascapanen.
Dalam demplot tersebut, CV Rahmatani menampilkan rangkaian proses mekanisasi secara lengkap, meliputi pengolahan lahan, penanaman, hingga pemanenan jagung dengan menggunakan mesin-mesin Kubota. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus hasil produksi petani.
Pada tahap pengolahan lahan, diperagakan penggunaan traktor roda empat Kubota tipe L4028 yang dilengkapi disc plow dan rotary KRX. Selanjutnya, proses penanaman dilakukan menggunakan implement Multi Seeder 360, sementara tahap pemanenan menggunakan Kubota CHDC70 Corn Header.
Branch Manager Rahmatani wilayah Sultra, Syamrudin, menjelaskan bahwa kegiatan demplot ini tidak hanya memperlihatkan kinerja mesin secara langsung, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi petani lokal.
Menurutnya, petani dapat melihat secara nyata perbedaan antara metode mekanisasi dan cara bertani tradisional, baik dari segi kecepatan kerja, efisiensi biaya, maupun hasil produksi.
“Melalui penggunaan alat mekanisasi pertanian ini, kami berharap petani dapat mempercepat proses tanam dan panen, menekan kehilangan hasil (losses), serta meningkatkan produktivitas secara keseluruhan,” ujarnya.
Kegiatan demplot ini diikuti oleh sejumlah kelompok tani dari Kecamatan Puriala, bersama tim Rahmatani dan tim Kubota Machinery Indonesia dari Jakarta. Demplot tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan adopsi teknologi pertanian modern di Konawe guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
Laporan: Atzhar Tabara



















