INSANKITA.COM, KONAWE – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Konawe berlangsung khidmat dan penuh semangat. Namun, di balik prosesi resmi tersebut, ada momen unik yang mencuri perhatian peserta upacara.
Saat memberikan sambutan, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyapa satu per satu unsur peserta upacara, mulai dari jajaran Forkopimda hingga para camat dan kepala desa yang hadir.
Ketika menyebut camat dan kepala desa, sorak sorai terdengar bergemuruh dari barisan mereka. Suasana yang awalnya khidmat pun seketika menjadi lebih cair dan penuh keakraban.
Mendengar riuh tersebut, Gubernur Sultra spontan menanggapi dengan nada bercanda.
“Camat dan kepala desa pasti ada maksudnya itu,” ujar Andi Sumangerukka yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan peserta upacara.
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-66 untuk Kabupaten Konawe. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur, Hugua, masih terdapat pelayanan yang belum maksimal.
“Dalam kepemimpinan kami bersama Bapak Hugua selama satu tahun ini, jika masih ada pelayanan yang belum maksimal, saya menyadari itu. Tidak ada unsur kesengajaan, tetapi itu semua karena keterbatasan yang kami miliki,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus bekerja maksimal demi menunaikan janji-janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Saya berjanji dan bertekad dalam masa kepemimpinan kami berdua akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi dan menepati janji-janji politik yang pernah kami ucapkan. Insya Allah akan saya tuntaskan,” tegasnya.
Momentum HUT ke-66 Kabupaten Konawe ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen kepemimpinan untuk kemajuan daerah ke depan.
Laporan: Atzhar Tabara



















