INSANKITA.COM, KONAWE – Petani sawit di Desa Tetehaka, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) keluhkan mahalnya harga pupuk.
Keluhan itu disampaikan pada Jumat Curhat Kepolisian Sektor (Polsek) Puriala, Jum’at (5/5/2023).
Para petani sawit Desa Tetehaka kompak mengeluhkan mahalnya harga pupuk non subsidi.
Petani sawit menyebut bahwa harga pupuk Ponsdka Plus yang sebelumnya harga Rp180.000 per Sak sekarang sudah harga Rp400.000 per Sak. Pupuk Mutiara dan pupuk Dollar harga diatas 1 jutaan rupiah.
Sedangkan pupuk ponsdka subsidi masih berkisar Rp137.000 sak nya namun sangat terbatas sehingga banyak petani yang tidak mendapatkan.
Karena mahalnya pupuk tersebut para petani merasa berat untuk membeli. Sehingga mereka tidak memberikan pupuk yang cukup pada tanaman yang berdampak pada kurangnya hasil buah panen.
Para petani juga berharap kiranya pemerintah dapat menambah kuota pupuk subsidi bagi petani sehingga kebutuhan pupuk mereka dapat terpenuhi dan akan meningkatkan hasil panen petani.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut bhabinkamtibmas polsek puriala menyampaikan bahwa akan melaporkan kepada pimpinan untuk ditindak lanjuti.



















