INSANKITA.COM, KONAWE – Suasana di lokasi Expo Inovasi Desa Kabupaten Konawe 2025, Rabu (5/11/2025) pagi, diwarnai dengan inspeksi mendadak yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST. Hanya beberapa jam sebelum Gebyar Expo Inovasi Desa dibuka, orang nomor satu di Bumi Konawe itu menyisir setiap sudut stan pameran untuk memastikan seluruh persiapan telah matang menyambut masyarakat.
Tampak mendampingi Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe beserta Ketua DPRD, I Made Asmaya. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan blusukan penuh makna di detik-detik terakhir sebelum acara besar dimulai. Dengan langkah mantap, Bupati Yusran mendatangi satu per satu stan, berdialog akrab dengan para kepala desa, serta mengecek langsung kesiapan penyajian potensi unggulan setiap desa.
“Saya ingin memastikan bahwa pameran ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah wujud nyata kemajuan dan kemandirian desa-desa kita di Konawe. Semua data dan inovasi harus terpampang jelas dan mudah dipahami masyarakat,” tegas Yusran Akbar.
Bupati Yusran juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan reward kepada desa dengan penampilan terbaik dalam Expo Inovasi Desa 2025 yang digelar di pelataran STQ Unaaha mulai tanggal 5 hingga 10 November 2025.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana motivasi bagi pemerintah desa untuk terus berinovasi, menggali, dan memanfaatkan potensi wilayahnya secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kita bisa mengetahui data di desa, baik tentang pelaku UMKM maupun potensi yang dimiliki. Data-data itu menjadi dasar untuk program pembangunan berikutnya,” jelasnya.
Lebih jauh, Yusran menyebut bahwa hasil pameran ini akan menjadi acuan bagi Pemda dalam menyusun kebijakan pembangunan desa ke depan. Desa yang memiliki potensi unggulan akan mendapat dukungan melalui intervensi APBD, misalnya di sektor pariwisata, pertanian, maupun perkebunan.
“Targetnya jelas: desa yang punya potensi dikembangkan akan kita bantu, supaya bisa tumbuh dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Dari pantauan media ini, setiap stan tidak hanya menampilkan produk fisik, tetapi juga menyajikan data dan infografis yang menggambarkan kondisi riil desa. Mulai dari ketahanan pangan, capaian pendidikan dan kesehatan, hingga potensi ekonomi kreatif — semuanya tertata rapi dan informatif.
Pendekatan berbasis data tersebut menjadi bukti transformasi tata kelola pemerintahan desa di Konawe yang semakin transparan dan terukur. Selain menjadi sarana edukasi publik, data ini juga berpotensi menarik investor untuk turut membangun desa.
Dengan persiapan yang telah diverifikasi langsung oleh Bupati Konawe, Gebyar Expo Inovasi Desa 2025 diproyeksikan menjadi ajang yang bukan hanya meriah, tapi juga penuh makna dan berdampak nyata bagi percepatan pembangunan desa serta kesejahteraan masyarakat.
Laporan: Redaksi



















