INSANKITA.COM, KONAWE – Himpunan Mahasiswa Kabupaten Konawe (HIMA KONAWE) secara resmi terbentuk dalam forum musyawarah yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Konawe, pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Organisasi ini menjadi rumah besar bagi mahasiswa asal Konawe yang tersebar di berbagai perguruan tinggi, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuannya jelas: memperkuat solidaritas, mendorong intelektualitas, serta menciptakan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Forum pembentukan dipimpin oleh trio presidium: Muh. Ivan, Friska, dan Dian Maharani, serta dikawal langsung oleh para penggagas HIMA KONAWE, yakni Novryanto, Ripaldi, dan Muhammad Syahri Ramadhan.
Dalam forum tersebut, Muhammad Syahri Ramadhan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum perdana HIMA KONAWE periode 2025–2027, dan diberikan mandat penuh untuk menyusun struktur kepengurusan serta mengarahkan langkah awal organisasi.
“Pembentukan HIMA KONAWE merupakan jawaban atas kebutuhan mahasiswa Konawe untuk memiliki wadah yang terorganisir dan solid,” tegas Novryanto.
“Kami ingin memastikan seluruh mahasiswa Konawe dapat bersatu dalam satu rumah besar tanpa ada sekat.” tambahnya
Senada dengan itu, Ripaldi menyatakan bahwa proses musyawarah berlangsung demokratis dan transparan. Pengesahan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART), serta atribut organisasi seperti logo, mars, dan bendera menjadi fondasi kuat berdirinya organisasi ini.
Ketua Umum terpilih, Muhammad Syahri Ramadhan, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan HIMA KONAWE sebagai organisasi yang progresif, inklusif, dan solutif.
“Kami akan membangun jaringan seluas mungkin, meningkatkan kapasitas anggota, dan tampil sebagai pelopor kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Syahri.
Pembentukan HIMA KONAWE mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk tokoh muda dan legislatif daerah. Mereka menilai kehadiran organisasi ini berpotensi menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia dan pengawasan pembangunan.
Ke depan, HIMA KONAWE berencana menggelar konsolidasi lanjutan mahasiswa Konawe di berbagai daerah, mengadakan pelatihan kader, serta aktif menyuarakan isu-isu strategis di bidang pendidikan, sosial, dan pembangunan daerah.
Laporan: Atzhar Tabara



















