INSANKITA.COM, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Puriala menggelar Jumat Curhat dengan para supir mobil truk di Desa Sonai, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Jumat (28/4/2023).
Para sopir mobil truk mengeluhkan susahnya memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) karena subsidi BBM jenis solar yang ada di SPBU sangat terbatas.
“BBM subsidi jenis solar yang ada di SPBU Lambuya sangat terbatas, hanya 40 liter setiap mobil,” kata Supir mobil truk.
Untuk mendapatkan solar 40 liter itu, para supir mobil harus mengantri terlebih dahulu. Bahkan BBM 40 liter itu hanya cukup untuk pemakaian satu haru saja.
“40 litar solar ini untuk satu hari saja, besoknya sudah tidak ada karena jadwal masuk BBM di SPBU hanya tiga kali seminggu,” ungkapnya
Akibat dari susahnya mendapatkan BBM subsidi, para sopir truk terpaksa membeli dari pengecer yang harganya bisa dua kali lipat sehingga biaya oprasional sangat mahal dan susah mendapatkan untung dari sewa muatan.
Para sopir juga mengatakan bahwa jumlah mobil truk yang ada di wilayah kecamatan puriala saja sudah ada sekitar 60 unit ditambah mobil truk di wilayah Kecamatan Lambuya dan semua mengantri di SPBU lambuya sehingga terkadang mereka tidak mendapatkan nomor antrian.
Para sopir truk berharap kiranya di Wilayah Kecamatan Puriala ada SPBU sehingga mereka bisa mendapatkan BBM subsidi untuk kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi penyampaian masyarakat tersebut, PNPP polsek puriala Aipda Nasir ,SH akan melaporkan kepada pimpinan untuk ditindak lanjuti.



















