INSANKITA.COM, KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel dengan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara.
Penyerahan laporan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, mewakili Bupati Konawe Yusran Akbar, pada Selasa (31/3/2026) di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini berlangsung secara serentak bersama seluruh kepala daerah se-Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam proses pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK.
Kepala Perwakilan BPK RI Sulawesi Tenggara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menyerahkan laporan keuangan tepat waktu.
Ia juga berharap capaian positif tahun sebelumnya dapat kembali dipertahankan, khususnya dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah.
Sementara itu, Sekda Konawe Ferdinand Sapan menegaskan bahwa penyampaian LKPD merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

“Setiap daerah wajib menyampaikan laporan keuangannya paling lambat tanggal 31 Maret tahun berjalan. Sehingga hari ini menjadi kewajiban setiap pemerintah daerah untuk menyerahkan laporan keuangannya kepada BPK RI,” ujarnya.
Ia berharap Kabupaten Konawe kembali memperoleh hasil terbaik dalam audit BPK sebagaimana capaian pada tahun-tahun sebelumnya.
“Harapannya semua daerah mendapatkan hasil yang baik, sehingga opini BPK menjadi WTP. Semua daerah tentu terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangannya,” tambahnya.
Dengan diserahkannya LKPD Tahun Anggaran 2025 tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan keseriusannya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip good governance, sekaligus mempertahankan prestasi opini terbaik dari BPK RI.
Laporan: Atzhar Tabara



















