INSANKITA.COM, KONAWE – Bupati Konawe Yusran Akbar resmi membuka Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Kabupaten pada Jum’at (11/4/2024). STQH ini berlangsung dari 10 hingga 15 April 2025.
Bupati Konawe H. Yusran Akbar mengucapkan, selamat datang kepada seluruh kafilah dari 28 Kecamatan yang telah tiba selamat dan akan mengikuti rangkaian kegiatan STQH dari berbagai cabang yang telah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara.
Bupati Yusran menjelaskan, Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits sebagai bagian dari program pembinaan kehidupan beragama dan peningkatan Syiar Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Nasional dalam rangka pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya, khususnya bagi kaum Muslimin dan Muslimah sebagai upaya perwujudan rasa cinta kepada Sang Pencipta Allah SWT. dan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.
Bupati Konawe Yusran Akbar yang juga Ketua IKA Unilaki mengharapkan melalui STQH akan terjadi proses pembelajaran, pengkajian dan pengamalan nilai-nilai ilmiah dan amaliyah yang terkandung dalam Kitab Suci Al-Qur’an dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi maupun Kualitas Iman dan Taqwa.
“Melalui STQH ini, hubungan silaturrahim sesama kita juga kembali terjalin, yang selama ini mungkin karena kesibukan kita, membuat kita sangat jarang bertatap muka Hubungan persaudaraan sesama muslim patut kita jaga, agar ia tidak rusak dan dirusaki,” harapnya
H. Yusran juga mengatakan, STQH adalah merupakan kegiatan strategis sebagai ajang lomba seni baca Al-Qur’an dan Syiar Islam yang telah melembaga dan membudaya dalam kehidupan masyarakat dan bangsa.
“Mari kita wujudkan sukses prestasi pada ajang STQH tingkat Kabupaten Konawe ini untuk meraih yang terbaik di Tingkat Provinsi Sultra bahkan ditingkat Nasional, dengan memilih dan menelorkan kader-kader terbaik Qari-Qari’ah, Hafidz-Hafidzah, Mufassir-Mufassirah, serta Hafalan Hadits dan Karya Tulis Ilmiah Hadits,” ajaknya
Ia juga menekankan kepada seluruh Kafilah 28 Kecamatan untuk berkompetisi secara sehat untuk mengukir prestasi yang gemilang dan tetap mengedepankan rasa solidaritas, persaudaraan, dan ukhuwah islamiah di atas segala-galanya.
Lanjutnya, tujuan utama penyelenggaraan STQH tidak sekedar untuk menjadi juara saja tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai sumber pokok ajaran Islam dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
H Yusran Akbar yang juga Ketua Kadin Konawe mengungkapkan, pelaksanaan STQH yang menjadi agenda tetap dan terprogram setiap tahunnya merupakan bagian integral dari program Pembangunan Daerah Kabupaten Konawe yang dikemas melalui Pelaksanaan Program Visi Misi Bupati sebagai suatu Konsep Pembangunan Daerah Kabupaten Konawe untuk mempercepat aksesbilitas pemerataan dan pertumbuhan Pembangunan.
Perda No. 7 Tahun 2003 tentang pemberantasan Buta Baca Tulis Al-Qur’an secara jelas telah mengarahkan bagi setiap umat Islam untuk menghayati pokok ajaran agamanya dan implementasinya bagaimana menunjukkan peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an.
“Tentu saja Program menuju Konawe BERSAHAJA akan sangat bermakna bagi kesejahteraan masyarakat apabila didukung peran aktif para tokoh agama, cendekiawan muslim, para Muballiq, para Imam, bahkan para orang tua sebagai pendidik utama dan pertama yang sangat menentukan gambaran masa depan umat menuju masyarakat sejahtera, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” ungkapnya
Bupati Konawe Yusran Akbar berpesan kepada semua komponen yang terlibat dalam penyelenggaraan STQH ini agar menunjukkan peran aktifnya secara tulus, ikhlas demi Syiar Agama Islam dan Pembangunan Daerah.
“Insya Allah mudah-mudahan apa yang kita laksanakan pada hari ini dapat bernilai ibadah dan balasannya yang mulia hanyalah disisi Allah SWT,” tandasnya
Laporan: Atzhar Tabara






















