INSANKITA.COM, KONAWE – Beredar Video Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Ameroro, Konawe, Sulawesi Tenggara mengalami longsor.
Bendungan yang berada Kecamatan Uepai itu longsor pada Selasa (12/9/2023).
Akibat kejadian tersebut kinerja Perusahaan yang mengerjakan Proyek Strategis Nasional (PSN) itu di pertanyakan kinerja.
PSN bernilai triliunan Rupiah itu dikerjakan kontraktor pelaksana paket 1 PT. Wijaya Karya (Wika), PT Basuki Rahmanta Putra (BRP), dan PT Sumber Cahaya Agung (SCA). Sedangkan paket 2 melibatkan PT Hutama Karya (HK), dan PT Adi Karya.
Sekretaris Umum (Sekum) HMI Cabang Konawe Periode 2019-2020 Rekisman menyayangkan ambruknya Bendungan Ameroro yang rencananya akan diremikan oleh presiden tahun ini.

Ia menduga, pengerjaan bendungan ini banyak yang tidak sesuai operasional prosedurnya.
“Ini ada dugaan bahwa pengerjaan bendungan itu tidak sesuai operasional prosedur,” tegasnya
Ia juga menilai, bendungan ini sangat membahayakan masyarakat sekitar. Yang ia duga meskipun hanya diguyur hujan dua hari berturut-turut sudah terjadi longsor atau ambruk.
“Baru dua hari hujan, bendungan ini sudah longsor. Bagaimana kalau berminggu-minggu hujannya, bisa-bisa bendungan ini ambruk semua,” ucapnya
Rekisman juga meminta kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta mentrinya untuk melakukan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana pengerjaan bendungan Ameroro yang juga diduga kerja asal-asalan.
“Sudah banyak masalah yang terjadi di bendungan Ameroro ini. Untuk itu, kami meminta Presiden untuk memberikan perhatian khusus terhadap kontraktor pelaksananya,” pungkasnya























