INSANKITA.COM, KONAWE – Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe gelar rapat koordinasi (Rakor) pengawasan pencalonan presiden dan wakil presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/kota pada pemilu Tahun 2024, Kamis (27/7/2023) di Hotel Nugraha Unaaha.
Rakor ini dihadiri Panitia Pengawas pemilu kecamatan (Panwaslucam) Koordinator divisi (Koordiv) Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HP2H) Se-Kabupaten Konawe serta Organisasi Kepemudaan (OKP), dan pemantau pemilu.
Koordiv HP2H Bawaslu Kabupaten Konawe, Rahmat mengatakan, pengawasan pencalonan secara struktur memiliki keterbatasan, untuk itu rakor ini menghadirkan unsur-unsur yang menjadi bagian dari pengawasan pemilu.
“Ini membutuhkan Pengawasan yang tidak mudah. Sehingga partisipasif menjadi salah satu metode untuk mengawasi pemilu,” kata Rahmat
“Meskipun jabatan kita akan berhenti bulan depan, kita tetap akan menjadi bagian dari pengawas Partisipatif. Itu juga harus di terapkan dalam pemuda untuk menjadi pengawas pemilu,” lanjutnya
Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Konawe, Sabda mengatakan rakor ini sangat penting bagi panwascam dan pegiat pemilu serta OKP karna tahapan pencalonan masih berlangsung sampai hari ini.
“Sekarang ini tahapan verifikasi perbaikan administrasi pencalonan tentunya ini menjadi bagian penting untuk sama-sama kita awasi,” kata Sabda
Sabdah juga mengungkapkan, pengawas Pemilu saat ini mengutamakan pencegahan.
“Sekarang ini, pengawas Pemilu melakukan pengawasan dengan cara cegah dulu, awasi, dan baru tindak,” tandasnya
Pemateri dalam rakor ini yakni Ketua Devisi tehnis penyelenggara KPU Sulawesi Tenggara, Hazamuddin. Komisioner Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023 Munsir Salam. Dan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Konawe.
Laporan: Redaksi



















