INSANKITA.COM, KONAWE – Pengurus Dewan pimpinan Daerah (DPD) perhimpunan Bank perekonomian rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2022-2026 resmi dilantik, Jum’at (26/5/2023) di Hotel Nugraha Unaaha. DPD Perbarindo Sultra dilantik secara virtual oleh ketua DPP Perbarindo.
Ketua Perbarindo Sultra 2022-2026, Ahmat mengatakan, Perbarindo sebelumnya merupakan perhimpunan bank perkreditan rakyat Indonesia sesuai regulasi telah diubah menjadi perhimpunan bank perekonomian rakyat Indonesia.
“Jadi, pengurusnya dari pusat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta dan di semua provinsi DPD termaksud di Sultra,” Ucap Ahmat
Direktur utama (dirut) Bank perekonomian rakyat (BPR) Bahteramas Konawe, Sultra itu mengungkapkan, jumlah BPR di seluruh Indonesia ada 1634 dan untuk di Sultra berjumlah 17 BPR. Dari 17 BPR, 12 BPR milik pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten, 4 milik swasta.
Ia menjelaskan, Perbarindo sudah lama berdiri dan memiliki tujuan agar BPR melalui Perbarindo bersatu melakukan fungsinya dalam rangka peningkatan kinerja bank dan diikuti dengan ekspetasi publik.
“Nasabah semakin mengenal BPR, peningkatan aset BPR semakin tumbuh, kredit yang dibantu masyarakat makin banyak, total dana yang disalurkan pada masyarakat semakin besar,” jelas Ahmad
Selain itu, Ketua DPD Perbarindo Sultra yang terpilih pada Musyawarah daerah (Musda) DPD Perbarindo Sultra di Raha pada Jum’at (7/10/2022) lalu juga mengatakan, Perbarindo juga bersama-sama melakukan pengembangan produk bersama, kerjasama dengan dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) untuk akses informasi kepada masyarakat, serta melakukan edukasi dalam penguatan literasi keuangan.
“Dengan edukasi, masyarakat bisa mengenal industri-industri keuangan, mengenal Produk-produk BPR untuk menjadi satu pilihan dari semua industri yang ada,” kata Ahmad saat di wawancarai setelah pelantikan, Jumat (26/5/2023)
Ahmat mengatakan, dalam waktu dekat Perbarindo akan melakukan rapat kerja.
“Bagaimana BPR ini berkinerja semakin baik, bagaimana BPR melakukan fungsinya untuk melakukan intermediasi menghimpun pendanaan sebanyak-banyaknya, lalu menyalurkan kredit sebanyak-banyaknya, dan membangun kemitraan diluar,” tandasnya.
Laporan: Redaksi



















